KLIK SAJA - Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) baru-baru ini memberikan pengakuan resmi terhadap Budaya Sarapan Pagi Malaysia sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.
Pengumuman ini disampaikan oleh Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia (MOTAC) melalui unggahan di laman resmi Facebook mereka.
Dalam pernyataan tersebut, MOTAC menjelaskan bahwa pengakuan ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak.
Sesi ke-19 Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda berlangsung di Asuncion, Paraguay, dari tanggal 2 hingga 7 Desember 2024.
Pada sesi tersebut, Budaya Sarapan Pagi Malaysia berhasil memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan oleh Konvensi Perlindungan Warisan Budaya Takbenda UNESCO tahun 2023.
Ini menunjukkan komitmen Malaysia dalam melestarikan warisan budaya yang kaya dan beragam.
Proses pengakuan ini dimulai dengan pengajuan dokumen nominasi oleh National Heritage Department (JWN), lembaga yang bertanggung jawab atas warisan budaya di Malaysia.
Dokumen tersebut diajukan kepada sekretariat UNESCO pada tanggal 30 Maret 2023.
Baca Juga: Libur Nataru! Harga Tiket Pesawat Turun untuk Penerbangan Domestik Mulai 19 Desember 2024
Pengajuan ini menjadi langkah penting bagi Malaysia untuk mendapatkan pengakuan internasional atas kekayaan kuliner dan gastronomi yang dimiliki.
Budaya Sarapan Pagi Malaysia mencerminkan keragaman etnis dan budaya yang ada di negara tersebut.
Hidangan sarapan pagi di Malaysia biasanya terdiri dari berbagai jenis makanan seperti nasi lemak, roti canai, dan teh tarik.
Setiap hidangan memiliki makna dan sejarah tersendiri yang mencerminkan identitas masyarakat Malaysia.
Artikel Terkait
Kasus Pencabulan Anak Pejabat vs Penyandang Disabilitas, Cerminkan Pelecehan Seksual Bisa Terjadi di Semua Kalangan
Keseruan Jamselinas XIII 2024, Momen Spesial Bagi Pecinta Sepeda hingga Menikmati Udara Sejuk di Kota Malang!
Prabowo: Infrastruktur Dibangun dengan Uang Rakyat, Harus Sesuai Spesifikasi
Prabowo: Kepolisian Harus Selalu Berpihak dan Bela Kepentingan Rakyat
Prabowo Imbau Kepolisian Berhemat, Kurangi Seremoni HUT