3 Fakta Kasus Penembakan Oknum Polisi Terhadap Anak Sekolah di Semarang, Terbaru Menteri HAM Ungkap Soal Siswa yang Tewas

photo author
- Rabu, 4 Desember 2024 | 05:00 WIB
3 Fakta Kasus Penembakan Oknum Polisi Terhadap Anak Sekolah di Semarang, Terbaru Menteri HAM Ungkap Soal Siswa yang Tewas (Menyoroti kasus siswa SMK yang tewas ditembak oknum polisi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). B)
3 Fakta Kasus Penembakan Oknum Polisi Terhadap Anak Sekolah di Semarang, Terbaru Menteri HAM Ungkap Soal Siswa yang Tewas (Menyoroti kasus siswa SMK yang tewas ditembak oknum polisi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). B)

Polda Jateng Menjamin Kasus Dibuka Transparan

Dalam kesempatan yang sama, Agus menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk transparan dalam proses penyelidikan kasus yang melibatkan anggota kepolisian di Polres Semarang.

“Sehubungan dengan kasus anggota (Polres Semarang), Polda Jawa Tengah berjanji tidak akan menutupi apapun, dan kami akan memprosesnya. Tentunya, informasi lebih lanjut akan kami sampaikan pada waktunya,” kata Agus di Mapolda Jateng, pada hari Senin, 2 Desember 2024.

Selanjutnya, Wakapolda Jateng tersebut menekankan adanya dugaan intervensi terhadap keluarga korban yang akan diungkap dalam sidang etik terkait tersangka penembakan siswa SMK, Aipda Robig Zaenudin.

Baca Juga: Prabowo Berhasil Turunkan Harga Tiket Pesawat: untuk Bantu Masyarakat Kita

"Termasuk intervensi itu nanti akan terbantahkan dengan mungkin bukti-bukti video dengan sebagainya. Kami akan transparan dan kami akan terbuka semuanya," terang Agus.

Keluarga Korban Ungkap Ada Intervensi Polisi

Pihak keluarga korban siswa SMK yang tewas usai ditembak oknum polisi di Semarang, mengaku sempat mendapatkan intervensi dari pihak kepolisian.

Kerabat yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut, keluarga korban diminta aparat untuk membuat pernyataan bahwa kasus telah selesai.

"Intinya diminta membuat pernyataan bahwa kasusnya sudah selesai, supaya tidak berkembang ke mana-mana, supaya wartawan tidak sering datang, karena kasusnya akan digelar konferensi pers," ungkap pihak keluarga korban kepada awak media di Kota Semarang, pada Minggu, 1 Desember 2024.

Dia menjelaskan pertemuan keluarga korban dengan pihak kepolisian bermula saat mendatangi sebuah rumah sakit tempat sang korban dirawat, RSUD Kariadi Semarang.

Baca Juga: Prabowo Berterima Kasih ke Anggota Kabinet: Baru Sebulan Sudah Bisa Beri Hal-hal Penting untuk Rakyat

"Saya infokan dari kakaknya, sudah di RS Kariadi di kamar jenazah. Saya belum dapat informasi karena luka tembak," sebut sang kerabat keluarga korban.

Kerabat itu pun menuturkan pernyataan dari pihak kepolisian terkait kronologi penembakan oknum polisi terhadap korban siswa SMK di Semarang.

"Awalnya aparat kepolisian mengatakan ditembak karena melawan petugas, infonya akan ada tawuran, hanya ketika dilerai atau dibubarkan, (korban) menyerang," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Konferensi Pers Polda Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X