Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Justru Sebut Jateng Masih Jadi Kandang ‘Banteng’

photo author
- Senin, 2 Desember 2024 | 17:25 WIB
Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Justru Sebut Jateng Masih Jadi Kandang ‘Banteng’ (Potret Cagub-Cawagub Pilkada Jateng 2024, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi. (Instagram.com/@jendraltniandikaperkasa))
Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Justru Sebut Jateng Masih Jadi Kandang ‘Banteng’ (Potret Cagub-Cawagub Pilkada Jateng 2024, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi. (Instagram.com/@jendraltniandikaperkasa))

Deddy juga mengklaim bahwa Jawa Tengah merupakan wilayah kekuasaan ‘Banteng’, simbol dari PDIP.

Hal ini disebabkan oleh berita mengenai kekalahan pasangan calon yang didukung oleh PDIP, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Andika-Hendi), yang hanya memperoleh sekitar 40 persen suara.

"Angka tersebut berkisar dua kali lipat dari total suara yang diperoleh yang diusung PDI Perjuangan pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2024," sebut Deddy di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, pada Minggu, 1 Desember 2024.

Ketua DPP itu juga menuturkan perolehan PDIP pada Pemilu Anggota DPRD Provinsi Jateng 2024 berkisar pada angka 25,6 persen.

Baca Juga: Menahan Air Mata, Menteri PPPA Saat Bertemu Langsung dengan Anak yang Membunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus: Dia Adalah Anak yang Baik

Dengan demikian, pemilih partai dengan simbol kepala banteng itu masih tetap setia dengan PDI Perjuangan karena angkanya hampir dua kali lipat pemilu anggota legislatif (pileg).

"Itu adalah bukti bahwa Jawa Tengah masih menjadi rumah bagi kaum Marhaen (sebuah ideologi yang dikembangkan oleh Presiden RI ke-1 Soekarno)," tegas Deddy.

Ganjar Pranowo Soroti Kekalahan Andika-Hendi

Dalam kesempatan yang berbeda, Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDIP, memberikan tanggapan mengenai kekalahan pasangan calon Andika-Hendi dalam Pilgub Jateng 2024.

Baca Juga: Kadin Indonesia Ungkap Kekhawatiran Tentang Kondisi Internal Organisasinya

Ia menyatakan bahwa kalah dan menang dalam pemilihan umum adalah hal yang wajar.

“Di dalam proses ini, ada yang menang dan ada yang kalah, itu adalah sesuatu yang biasa,” kata Ganjar saat menjawab pertanyaan dari wartawan terkait kekalahan Andika-Hendi di Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat, 29 November 2024.

Pasangan Mahfud MD dalam Pilpres 2024 tersebut juga mengungkapkan bahwa mereka telah memiliki data dan bukti mengenai adanya kecurangan selama pelaksanaan Pilgub Jateng 2024.

"Ada yang dilaporkan, ada yang belum, tinggal menunggu saja prosesnya. Kita tunggu saja semua laporan apakah diproses atau tidak," tandasnya.

Kekalahan Andika-Hendi dari Luthfi-Yasin di Quick Count Pilgub Jateng 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: KPU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X