Festival Istiqlal Akan Dihidupkan Lagi, Setelah Vakum Tiga Dekade

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 17 November 2024 | 20:19 WIB
Amplop dan Perangko peringatan Festival Istiqlal tahun 1995 (Tokopedia)
Amplop dan Perangko peringatan Festival Istiqlal tahun 1995 (Tokopedia)

"Festival ini penting untuk dihidupkan kembali sebagai wadah pelestarian dan inovasi seni-budaya Islam, juga untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional," tambahnya.

Festival Istiqlal digelar sebanyak dua kali, pada 1991 dan 1995. Festival ini menampilkan kekayaan budaya Islam Indonesia yang khas dan berfungsi sebagai simbol Islam di Asia Tenggara.

"Festival Istiqlal menggambarkan Islam yang hidup, mencerminkan nilai-nilai Islam khas Indonesia, sekaligus menjadi simpul kebudayaan Islam di Asia Tenggara atau Nusantara. Ini juga menjadi diplomasi budaya yang unik di dunia," jelas Amirullah.

Festival Istiqlal akan tetap mempertahankan konsep yang menggabungkan seni-budaya tradisional dan modern, menjadikannya sebagai "rumah bersama" bagi beragam ekspresi budaya Islam, baik dari Indonesia maupun negara Islam lainnya” ungkap Amirullah.

 "Festival ini akan menjadi payung besar bagi keberagaman dan ekspresi budaya Islam yang melintasi batas-batas wilayah, tak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara," tutup Amirullah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kemenag

Tags

Rekomendasi

Terkini

X