Sampaikan Pidato Utama di KTT APEC 2024, Presiden Prabowo Tekankan Kerjasama Ekonomi dan Perdamaian di Kawasan Asia Pasifik

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 16 November 2024 | 19:49 WIB
Presiden Prabowo berikan pidato utama pada OPEC 2024 (15/11/24) (Setpres)
Presiden Prabowo berikan pidato utama pada OPEC 2024 (15/11/24) (Setpres)

KLIK SAJA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berkesempatan menyampaikan pidato utama dalam acara APEC CEO Summit di National Grand Theater Peru, pada Kamis, 14 November 2024.

Pada pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran sektor bisnis dan wirausahawan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan global.

Presiden Prabowo mengawali pidatonya dengan menyampaikan apresiasi terhadap undangan dalam perhelatan OPEC 2024.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba Di Peru, Hadiri APEC CEO Summit 2024

Kepala Negara menekankan bahwa kegiatan ekonomi dan peran komunitas bisnis menjadi motor penggerak utama untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. 

“Tanpa partisipasi aktif dari sektor ekonomi, kita tidak bisa mencapai pertumbuhan dan kesejahteraan,” ungkap Presiden Prabowo.

Selanjutnya, Presiden Prabowo menggambarkan kawasan Pasifik sebagai wilayah yang paling dinamis di dunia dengan potensi besar dalam teknologi, demografi, dan sumber daya alam.

Meskipun dihadapkan pada ketegangan geopolitik, Kepala Negara tetap optimis bahwa pemimpin kekuatan besar dunia pada akhirnya akan memilih kebaikan bersama.

"Terobosan-terobosan teknologi yang luar biasa menuntut para pemimpin untuk lebih bijaksana, lebih sabar, lebih akomodatif, karena kekuatan teknologi dapat membawa kemajuan yang signifikan bagi kehidupan manusia” ungkap Presiden Prabowo.

“namun kekuatan teknologi juga dapat menghancurkan kehidupan manusia dengan sangat cepat," tambahnya.

Presiden Prabowo juga menguraikan kebijakan Indonesia untuk mencapai swasembada energi hijau.

Baca Juga: Presiden Prabowo Temui Presiden Joe Biden di Gedung Putih, Sepakati Perkuat Hubungan Kedua Negara

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar, termasuk potensi panas bumi yang terbesar di dunia, dan bertekad untuk menjadi negara mandiri dalam energi terbarukan dalam beberapa tahun mendatang.

"Kita bisa mengganti bahan bakar fosil dengan energi terbarukan. Kita mempunyai potensi panas bumi terbesar. Saya kira 60 persen potensi energi panas bumi dunia ada di Indonesia," ungkap Presiden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Setpres

Tags

Rekomendasi

Terkini

X