Gotong royong ini menjadi contoh nyata bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial.
Para peserta saling menghormati tata cara ibadah masing-masing selama proses pembersihan.
Solidaritas yang tercipta di sini mencerminkan semangat toleransi yang tinggi di tengah masyarakat perkotaan.
Fokus Utama pada Rupang Dewi Kwan She Im Pu Sah
Patung utama Avalokitesvara setinggi lima meter menjadi pusat perhatian pembersihan.
Umat membersihkan dengan hati-hati untuk menjaga kesakralan rupang.
Selain sapu dan kain, mereka juga menggunakan air bersih untuk menyingkirkan debu yang menempel.
Proses ini membutuhkan koordinasi antarrelawan agar pekerjaan efisien dan aman.
Membersihkan patung ini bukan sekadar ritual fisik, tetapi juga simbol membersihkan diri lahir dan batin.
Setiap peserta merasa mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam.
Keseriusan dalam pembersihan mencerminkan rasa hormat terhadap leluhur dan dewa-dewi yang dihormati.
Ragam Aktivitas Lintas Latar Belakang
Selain pembersihan rupang, peserta juga membersihkan lantai, lampu, dan altar pendukung ritual.