Setiap sapuan sapu atau pembersihan debu rupang dianggap sebagai simbol dedikasi dan kesucian niat.
Gotong Royong Bersih Rupang sebagai Tradisi
Kegiatan bersih-bersih rupang di Pagoda Avalokitesvara merupakan tradisi rutin menjelang Imlek yang dijaga secara turun-temurun.
Umat membersihkan semua perlengkapan ibadah, termasuk altar, lampu, dan patung suci.
Proses dilakukan secara manual agar lebih teliti dan penuh khidmat.
Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga sarana refleksi spiritual, di mana setiap peserta bisa menata pikiran dan hati.
Kehadiran masyarakat lintas agama menambah nilai sosial dan simbol toleransi.
Para relawan dan umat yang terlibat merasakan pengalaman langsung kerukunan antarumat beragama.
Kegiatan ini juga menjadi media edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya gotong royong dan solidaritas.
Partisipasi Umat Katolik Menjadi Simbol Kerukunan
Umat Katolik dari BPK PKK KAS berperan aktif dalam pembersihan rupang, bekerja sama dengan umat Buddha.
Kegiatan ini menunjukkan srawung antarumat beragama di Semarang, memperkuat nilai persaudaraan dan kerja sama sosial.
Kehadiran mereka tidak mengubah makna ritual, melainkan menambah nuansa inklusif dan harmonis.