Maka dalam konteks ini, Sangkarut menjadi simbol kebesaran, kekuatan, dan perlindungan spiritual.
Sayangnya, di era modern, keberadaan Baju Sangkarut semakin langka.
Kemajuan tekstil dan perubahan gaya hidup membuat masyarakat Dayak Ngaju kini lebih memilih pakaian yang praktis dan nyaman.
Meski demikian, Sangkarut tetap menjadi lambang identitas dan kekuatan budaya yang tak ternilai bagi suku Dayak Ngaju — sebuah warisan leluhur yang layak untuk dijaga dan dilestarikan.***