Artinya, tanggung jawab orang tua bukan hanya menikahkan anak, tetapi juga memberikan bekal dan restu sebagai perantara kebahagiaan anak dalam menjalani kehidupan barunya.
Pesan dalam pementasan Begalan mengandung makna bahwa dalam mengarungi pernikahan, memang harus melalui berbagai ujian dan cobaan, sehingga calon pengantin dibekali kekuatan di dalam menghadapinya.
Tradisi ini memadukan seni tutur, tari, dan gamelan, serta menjadi sarana edukasi budaya yang menyenangkan.
Meski zaman terus berubah, Begalan tetap lestari karena menyampaikan nilai-nilai luhur dalam balutan pertunjukan yang jenaka dan menyentuh hati.
Hingga kini tradisi ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat Banyumas saat resepsi pernikahan, sebagai bentuk hiburan dalam acara.
Dalam Begalan, pernikahan bukan hanya pesta, tapi awal perjalanan rumah tangga yang penuh makna.***