Bagi masyarakat sekitar, kegiatan ini tidak sekadar tentang mendapatkan makanan gratis, tetapi juga tentang kebersamaan, kekeluargaan dan kehangatan.
Setiap hari, antrean warga yang ingin mendapatkan bubur sup terlihat panjang, mulai dari anak-anak hingga orang tua, walau demikian mereka semua tetap sabar menanti serta dalam keceriaan.
Mereka datang dengan membawa wadah sendiri seperti rantang, sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba.
Bagi pengurus Masjid Raya Al Mashun, kegiatan ini adalah tidak lain sebagai bentuk ibadah dan kepedulian terhadap sesama.
Mereka percaya bahwa berbagi rezeki di bulan suci Ramadan akan mendatangkan berkah dan pahala yang berlipat ganda bagi semua Jemaah.
Selain itu, tradisi ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga kota Medan.
Bagi sobat Klik Saja yang sedang berada di Medan selama Ramadan, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan dan merasakan langsung tradisi ini.
Datanglah ke Masjid Raya Al Mashun sebelum waktu berbuka, dan nikmati bubur sup hangat yang penuh berkah ini bersama warga sekitar.***