lokal

Mengenal Makha, Panahan Ala Pakistan yang Gunakan Busur Segede Gaban

Rabu, 5 Februari 2025 | 08:30 WIB
Seorang pemanah Makha sedang menggunakan busur yang super besar (traditional sports)

Orang-orang yang beremigrasi dari daerah mereka ke Karachi pada tahun 1960-an terus berlatih olahraga ini dengan menyelenggarakan turnamen secara teratur.

Aturan permainannya sederhana: pemanah bermain dalam tim yang terdiri dari 12-10 pemain (dan dua pemain cadangan), mencoba untuk mengenai sasaran kayu putih kecil, yang disebut takai dalam bahasa Pashto, yang terletak 32 kaki dari pemanah.

Sebuah cincin bundar yang diamankan dengan tanah liat mengelilingi sasaran.

Setiap tim mengusulkan anggota senior masyarakat sebagai wasit dan berganti setiap babak.

Setiap pemain memiliki anak panah dan busurnya sendiri.

Mereka menembak dua kali di setiap babak, dan tim dengan tembakan paling akurat maju ke babak berikutnya dalam turnamen.

Para peserta biasanya membeli anak panah dan busur dari daerah Jandol di Dir, tempat tanduk Markhor, kambing liar dari hutan pegunungan, digunakan.

Sebagian juga membeli anak panah dan busur di Marghoz di Swabi.

Turnamen Makha di Pakistan memang bukan sekedar unjuk kemampuan berpanah, tetapi juga festival kebudayaan.***

Halaman:

Tags

Terkini