Setiap desa maupun dusun biasanya punya hitungannya sendiri-sendiri sehingga tidak dilaksanakan secara serentak. Tapi dalam satu daerah biasanya hanya melakukan satu tradisi saja.
Seperti di kecamatan Pakis kidul, biasanya melakukan sadranan pada bulan Rajab.
Sedangkan kecamatan pakis sebelah kulon atau area yang berdekatan dengan kantor kecamatan dan sekitarnya biasanya melaksanakan sadranan di bulan Ruah.
Baca Juga: Wisata Umbul Songo Kopeng Magelang, Ada Air Terjun Keringnya!
Meski pada dasarnya pembagian daerah pada pelaksanaan sadranan ini tidak terlalu jelas.
Namun yang pasti, daerah yang sudah melaksanakan tradisi Saparan tidak melakukan sadranan begitu pun sebaliknya.
Dan wilayah yang melaksanakan sadranan pada bulan Rojab biasanya sudah tidak melakukan lagi pada bulan Ruah dan sebaliknya.
Meski mungkin sebagian kecil ada yang melakukan dua-duanya bahkan tiga-tiganya.***
Itu tadi dua tradisi yang masih terus lestari di kabupaten Magelang, Jawa tengah. Sudah sewajarnya bagi generasi muda untuk terus menjaga warisan leluhur kita. Dan ini tak hanya sekedar tradisi, namun sebagai wujud dari akulturasi budaya Jawa dengan agama Islam di Magelang.***