Karena didampingi suami, Qoyyim yang mengambil formasi guru Al-Qur’an dan Hadis mengaku bisa menjalaninya dengan semangat.
Untuk sampai menjadi peserta CPNS ini, Qoyyim mengungkapkan bahwa itu harus dijalani dengan proses yang berat.
Selain harus mempersiapkan segalanya untuk pernikahan dengan idaman hatinya, Taufiqurrahman.
“Deg-degannya itu dobel-dobel. Ya deg-degan nikah, juga deg-degan ujian CPNS,” ujar Qoyyim.
Seusai menjalani tes SKB, Qoyyim kembali ke lokasi pernikahan untuk melangsungkan resepsi dan menyambut para tamu.
Menurut Qoyyim, hidup harus diperjuangkan, ikhtiar untuk menggapai cita-cita sebagai PNS dijalani dengan penuh kesungguhan.
Selama beberapa bulan terakhir, ia selalu belajar kisi-kisi soal CPNS dengan mengikuti bimbingan online.
Harapannya, ia akan memperoleh hasil terbaik dan bisa mendapatkan NIP, setelah beberapa tahun mengabdi sebagai guru Al-qur’an Hadist di MAN 2 Rembang.
” Jika sudah memilih tujuan, Insya Allah Tuhan akan memberikan jalan,” ujarnya.
Qoyyim sangat berharap ia lulus menjadi CPNS dan bisa menjadi kado terindah bagi pernikahannya.***