“Kita siagakan juga perahu karet dan peralatan safety ini kita sudah siap-siap kalau memang memungkinkan dibutuhkan kita akan membuka dapur umum,” imbuhnya.
Menyoal banjir masih saja terjadi padahal sudah ada kolam retensi dan air laut sedang tidak pasang, Sandi mengatakan hal itu akan dianalisa terlebih dahulu dengan pihak – pihak yang berkompeten.
“Penyebabnya masih kita analisa dengan pihak-pihak terkait dari orang-orang yang ahli teknis nanti. Untuk saat ini yang jelas kita coba evakuasi dulu warga, kita siaga di lokasi jangan sampai nanti ada korban jiwa materi dan sebagainya,” katanya.
“Di sini sudah ada beberapa instansi yang terlibat Pol PP kita siaga kemudian dari kepolisian TNI Basarnas dengan masyarakat juga kita siaga,” tutupnya.