Dua Titik Lokasi di Bangka Barat Terendam Banjir, Bahkan Ketinggian Hingga Dada Orang Dewasa

photo author
Rama Nuansa, Klik Saja
- Kamis, 18 Januari 2024 | 19:10 WIB
Dua Titik Lokasi di Bangka Barat Terendam Banjir, Bahkan Ketinggian Hingga Dada Orang Dewasa (Foto: Ist)
Dua Titik Lokasi di Bangka Barat Terendam Banjir, Bahkan Ketinggian Hingga Dada Orang Dewasa (Foto: Ist)

Bangka Barat, Klik Saja - Hujan nan deras yang mengguyur tanpa henti sejak sore hingga malam, Rabu  (17/1) membuat Kampung Ulu dan Pasar Mentok.

Lantas itu kedua titik itu di Kelurahan Tanjung serta Kampung Ciulong, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok kembali terendam banjir.

Ketinggian air di Kampung Ulu sempat mencapai kurang lebih satu meter, atau setinggi dada orang dewasa.

Baca Juga: Dugaan Bom Militer di Koba Bangka Tengah, Polda Pastikan Bandulan Besi yang Ditemukan di Pasar Modern Koba

Sementara di area Pasar Mentok depan Masjid Jamik ke arah Percetakan Parahyangan, ketinggian air sepaha orang dewasa.

Warga Kampung Ulu mengeluhkan keberadaan kolam retensi yang digadang-gadang mampu mengurangi banjir, tapi seolah tidak berfungsi menahan debit air sungai.

Baca Juga: Warga Temukan Diduga Bom Bekas Militer, Pihak Kepolisian Memastikan Bukan Bahan Peledak

Pasalnya sudah kali keempat di musim hujan tahun ini Kampung Ulu terendam banjir karena air sungai meluap. Bahkan pada yang keempat ini airnya hingga setinggi dada orang dewasa.

Tim Gabungan BPBD, Pol PP, TNI/Polri dan Basarnas pun turun ke titik banjir di Kampung Ulu. Menurut Kepala BPBD Bangka Barat Ahmad Nursandi, air mulai naik sekitar pukul 20.00 WIB.

“Ketinggian air tadi sempat setinggi pinggang orang dewasa, ini sudah berangsur surut cuma kita siaga karena masih hujan,” kata Sandi.

Baca Juga: Pengedar Sabu Hendak Menyerang Petugas, Polresta Pangkalpinang Mendapati Senjata Rakitan dan Cerurit

Titik banjir dimulai dari Kampung Ciulong, Kampung Ulu dan Pasar Mentok dekat Masjid Jamik dan Warung Kopi Toto.

Menurut Sandi, di Kampung Ciulong terdapat 9 rumah yang terdampak, sedangkan di Kampung Ulu 5 Kepala Keluarga (KK) difungsikan.

“Kalau tadi ada warga 5 KK tadi itu sudah kita arahkan untuk dievakuasi, karena tidak mungkin mereka menginap di sini. Barang-barangnya sudah kita pindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan mereka sudah dievakuasi,” terangnya.

Tim Gabungan masih akan bersiaga di lokasi banjir, mengingat hujan hingga malam ini tidak kunjung berhenti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rama Nuansa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X