Ia menyebut pertemuan tersebut baru terjadi ketika dirinya mendampingi proses pemeriksaan terkait perkara yang sedang ditangani.
Menurut Hotman, sebelum momen itu keduanya sama sekali belum saling mengenal.
“Pertama kali Nurbaini atau Benny berkenalan dengan mantan Jampidsus adalah pada saat pemeriksaan pertama BAP, yaitu hari Jumat, tanggal 17 Juli 2026. Itulah pertama kali pertama kali asisten saya Benny berkenalan dengan mantan Jampidsus, itu pun lama banget dia menunggu sama tim lain,” jelas Hotman.
Keterangan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial.
Ia menegaskan bahwa kronologi tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
Pertemuan Disebut Sangat Singkat dan Hanya Sebatas Bersalaman
Hotman juga menjelaskan bahwa interaksi antara Benny Janah dan Febrie Adriansyah berlangsung sangat singkat.
Saat itu dirinya datang bersama sejumlah anggota tim kuasa hukum sehingga proses pemeriksaan dilakukan secara kolektif.
Benny hanya berada di lokasi bersama anggota tim lainnya dan tidak memiliki hubungan khusus dengan pihak yang diperiksa.
“Itulah hari pertama Nurbaini ketemu, salaman, bahkan nama Nurbaini pun tidak diucapkan karena saya bawa tim pengacara cukup banyak,” lanjutnya.
Menurut Hotman, fakta tersebut menunjukkan bahwa narasi yang berkembang di media sosial tidak sesuai dengan kenyataan.
Ia meminta publik tidak langsung mempercayai foto maupun narasi yang belum jelas sumbernya.
Hotman Sebut Penyebar Isu Dilakukan Orang Tidak Bertanggung Jawab
Dalam penjelasannya, Hotman Paris kembali menegaskan bahwa isu mengenai Benny Janah dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ia menilai informasi tersebut sengaja disebarkan untuk membentuk opini yang keliru di tengah masyarakat.
Hotman juga memastikan tidak ada dasar yang dapat membenarkan tuduhan tersebut.
“Sekali lagi, fitnahan, foto-foto yang menyatakan seolah-olah Nurbaini adalah simpanan atau pacar Jampidsus dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.