Tradisi Bukber Bubur Lodeh di Masjid Kauman Bantul, Serasa Kembali Ke Jaman Walisongo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 25 Februari 2025 | 05:05 WIB
Para Warga Bantul menikmati Buka Bersama dengan hidangan Bubur Lodeh (Brilio Food)
Para Warga Bantul menikmati Buka Bersama dengan hidangan Bubur Lodeh (Brilio Food)

Selain itu, bubur lodeh ini disajikan dengan tumisan mi lethek khas Bantul sebagai pelengkap.

Kombinasi antara bubur lodeh yang gurih dan mi lethek yang renyah menciptakan harmoni rasa yang menggugah selera bagi siapa saja yang menyantapnya.

Proses penyajiannya pun dilakukan dengan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian antarsesama warga di sekitaran masjid.

Tradisi buka puasa bubur lodeh ini memiliki makna yang mendalam bagi warga sekitar.

Selain merupakan bentuk syukur atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan, tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antarmasyarakat.

Sehingga dalam suasana Ramadan, tradisi ini mengajarkan pentingnya berbagi dan saling menguatkan satu sama lain.

Bagi masyarakat Bantul, bubur lodeh bukan sekadar makanan pelengkap sewaktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi media untuk merawat nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur.

Melalui tradisi ini, mereka ingin menjaga agar nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan tetap hidup di tengah masyarakat dalam suasana Ramadan.***                                                           

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X