Untuk itu kata Safrizal, dirinya akan berkoordinasi dengan Kapolda, Danrem, dan Kajati, agar aspirasi masyarakat ini dilihat dan dijaga.
Selanjutnya kata Safrizal, dirinya akan mengimbau dan minta Kementerian ESDM untuk menyetop pemberian IUP-IUP baru tambang timah di Kepulauan Bangka Belitung.
Baca Juga: Intip Tabel Angsuran Pinjaman KUR Bank BRI Sebesar 25 Juta, Lengkap dengan Persyaratan Pengajuannya
Berkaitan dengan itu, Safrizal juga akan minta IUP-IUP yang ada untuk dievaluasi bersama pihak yang terkait dan berwenang.
“Jadi bukan diam saja selama ini. Ya, ini sudah dikerjakan,” tukas Safrizal.
Soal tambang di Kepulauan Bangka Belitung, mana daerah yang boleh ditambang dan mana daerah yang tidak boleh ditambang dikatakan Safrizal nanti akan diatur secara benar.
Masih dikatakan Safrizal, dirinya juga sangat tidak setuju adanya tambang timah di laut kawasan Belitung Timur.
“Tandanya apa. Saya komit pada lingkungan,” kata Safrizal.
Soal bekas tambang yang dikelola PT Koba Tin, menurut Safrizal dirinya minta direklamasi dulu baru dimanfaatkan kembali.
“Sudah kita surati dan baru kemarin diantar,” tandas Safrizal.
Usai mendengarkan penjelasan langsung dari Safrizal, maka aksi damai Walhi, mahasiswa, dan masyarakat ini berakhir damai.
Para peserta aksi pun puas setelah bertemu langsung dengan Safrizal guna menyampaikan aspirasinya terkait pertambangan laut Teluk Beriga.***
Artikel Terkait
Pj Gubernur Babel Syafrizal Temui Langsung Para Peserta Aksi yang Menolak Tambang Timah Laut Ilegal
Hari Pertama Masuk ASN maupun Honorer Instansi Pemprov Babel, Pj Gubernur Syafrizal Titipkan Pesan Khusus Saat Apel Pagi
Hasil dari Konsultasi Publik, Pj Gubernur Safrizal Harapkan KLHS RPJMD Hasilkan Rancangan Berkualitas