Hendak Lakukan Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar di Kota Pangkalpinang Berhasil Diamankan Pihak Polresta

photo author
Rama Nuansa, Klik Saja
- Sabtu, 13 Januari 2024 | 20:53 WIB
Hendak Lakukan Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar di Kota Pangkalpinang Berhasil Diamankan Pihak Polresta (Foto: Kolase Klik Saja)
Hendak Lakukan Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar di Kota Pangkalpinang Berhasil Diamankan Pihak Polresta (Foto: Kolase Klik Saja)

Pangkalpinang, Klik Saja – Belasan pelajar saat asyik nongkrong malam hari dan hendak lakukan tawuran, akhirnya diamankan tim Polresta Pangkalpinang.

Sebelumnya, Pihak Polresta Pangkalpinang mengamankan karena belasan pelajar karena diduga hendak tawuran menggunakan Senjata Tajam (Sajam).

Diketahui para ABG tesebut asyik nongkrong dan merencanakan tawuran tersebut masih berstatus pelajar yang masih duduk di bangku SMP di Kota Pangkalpinang.

Baca Juga: Temuan Mayat Gantung Diri di Pohon Sawit, Polres Belitung Timur Lakukan Olah TKP Guna Dalami Kasus Lebih Lanjut

Baca Juga: Kasus Penyalahgunaan BBM dan Timbun Solar Hingga 2,5 Ton, Seorang Pria di Desa Kelapa Bangka Barat Berhasil Diamankan

“Reskrim dan Sabhara mengamankan anak anak yang diduga akan melakukan tawuran/ perang sarung di Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Taman Sari dengan membawa senjata tajam,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang Kompol Evry Susanto, Sabtu (13/1) .

Dari informasi yang didapat, sekitar pukul 20.00 WIB sekelompok remaja sudah berkumpul di depan SD 36 belakang Metro.

Baca Juga: Bertemu PM Vietnam, Ini Hal-Hal yang Ditekankan Presiden Jokowi!

Setelah berkumpul dan berpencar, ada yang menuju lokasi tempat yang disepakati untuk perang sarung atau tawuran. 

“Selanjutnya sekitar pukul 22 .00 WIB dengan menggunakan sepeda motor ada yang berkeliling menggunakan sepeda motor dari arah Gabek ke jalan Jendral sudirman,” lanjut Kasat Reskrim.

Baca Juga: Akui Elektabilitas Anies Baswedan Semakin Naik, Capres Prabowo Subianto Minta Tolong Pendukung di Bangka Belitung

Saat ketiga korban berinisial GA, AT dan GI berboncengan dari simpang Metro melintas Jalan Jenderal Sudirman.

Tiba -tiba ada yang mengejar mereka dari arah belakang menggunakan sepeda motor NMAX sambil mengacungkan Golok kearah korban.

“Merasa dirinya dikejar membuat korban GA menghindar sehingga mengakibatkan laka lantas meninggal dunia (korban menabrak Trotoar) sementara rekannya AT mengalami patah kaki dan GI luka luka,” jelas Kasat Reskrim.

Selanjutnya belasan anak anak ini di data serta dipanggil orangtuanya untuk memberikan teguran agar tidak ulangi tindakan yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rama Nuansa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X