Posisi ini cocok untuk penumpang yang tidak suka merasa terjebak di antara dua orang.
Jika ingin pergi ke toilet, berdiri untuk meregangkan badan atau mengambil barang tertentu, penumpang lebih mudah bergerak.
Kursi lorong juga bisa menjadi pilihan nyaman untuk penerbangan jarak jauh.
Namun, ada konsekuensinya. Penumpang yang duduk di aisle berpotensi lebih sering terganggu oleh orang yang berjalan menuju toilet atau awak kabin yang membawa troli makanan.
Middle Seat: Kenapa Banyak yang Kurang Suka?
Kursi tengah biasanya menjadi pilihan yang paling kurang diminati.
Alasannya sederhana: penumpang tidak mendapatkan akses langsung ke jendela maupun lorong.
Namun, bukan berarti kursi tengah selalu buruk.
Dalam kondisi tertentu, kursi tengah justru bisa menjadi pilihan yang nyaman jika bepergian bersama pasangan, teman atau keluarga.
Ada juga keuntungan sosialnya: penumpang di kursi tengah biasanya memiliki hak atas salah satu sandaran tangan di antara dua penumpang.
Jika harus duduk di kursi tengah, jangan ragu mengatur ruang dengan penumpang di sebelah secara sopan.
Kursi Paling Depan: Cepat Keluar dari Pesawat
Kursi di bagian depan kabin sering menjadi incaran penumpang yang ingin segera keluar setelah pesawat mendarat.
Semakin dekat posisi kursi dengan pintu keluar yang digunakan, biasanya semakin cepat penumpang dapat turun.
Ini berguna jika memiliki penerbangan lanjutan dengan waktu transit singkat.
Namun, keuntungan tersebut bergantung pada konfigurasi pesawat dan pintu yang digunakan saat proses turun.