Kandungan gula yang tinggi inilah yang membuat mangga terasa sangat manis dan lezat.
Sayangnya, jika Anda sedang berusaha menjaga berat badan, mengonsumsi mangga dalam jumlah yang berlebihan bisa menjadi masalah.
Sama seperti anggur, mangga juga memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, terutama mangga yang sudah sangat matang.
Ini berarti konsumsi mangga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang cukup signifikan.
Jika Anda sangat menyukai mangga, tidak perlu menghindarinya sama sekali.
Anda tetap bisa menikmati buah ini dalam porsi yang sedang sebagai bagian dari diet sehat Anda.
Pilihlah mangga yang tidak terlalu matang dan konsumsilah dalam jumlah yang wajar, misalnya setengah buah mangga ukuran sedang per hari.
Anda juga bisa mengombinasikan mangga dengan sumber protein atau serat untuk membantu memperlambat penyerapan gula dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Misalnya, Anda bisa menambahkan potongan mangga ke dalam yogurt tanpa lemak atau oatmeal.
3. Kurma: Sumber Energi Instan yang Padat Kalori dan Gula
Kurma seringkali dianggap sebagai camilan sehat yang kaya akan serat, potasium, dan antioksidan.
Buah kering ini memang merupakan sumber energi instan yang sangat baik, terutama karena kandungan gulanya yang tinggi.
Namun, justru kandungan gula dan kalori yang tinggi inilah yang perlu Anda perhatikan jika sedang berusaha menjaga berat badan.
Dalam 100 gram kurma (sekitar 4-5 buah kurma ukuran sedang), terkandung sekitar 75 gram gula dan 277 kalori.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan banyak jenis buah segar lainnya.