Atau, Anda bisa membuat overnight oatmeal yang praktis dan segar dengan mencampurkan oatmeal dengan susu atau yogurt semalam, lalu menambahkan topping di pagi hari saat sahur.
Dengan menjadikan oatmeal sebagai menu sahur rutin, Anda akan mendapatkan asupan karbohidrat kompleks, serat, dan protein yang cukup untuk menjaga energi dan rasa kenyang sepanjang hari saat berpuasa.
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Sumber Lemak Sehat dan Protein untuk Energi Berkelanjutan
Makanan sehat ketiga yang tak kalah penting untuk menjaga energi saat puasa adalah kacang-kacangan dan biji-bijian.
Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond, kenari, kacang tanah, biji chia, biji labu, dan sunflower seed adalah sumber lemak sehat dan protein nabati yang sangat baik.
Lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, adalah sumber energi yang padat kalori dan memberikan energi berkelanjutan.
Lemak sehat dicerna tubuh lebih lambat dibandingkan karbohidrat, sehingga energi yang dilepaskan juga lebih tahan lama.
Protein dalam kacang-kacangan dan biji-bijian juga berperan penting dalam memberikan rasa kenyang dan menjaga massa otot selama berpuasa.
Selain lemak sehat dan protein, kacang-kacangan dan biji-bijian juga kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.
Serat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang.
Vitamin dan mineral berperan dalam menjaga berbagai fungsi tubuh agar tetap optimal.
Antioksidan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa meningkat saat stres atau kurang tidur selama puasa.
Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian sebagai snack sehat saat sahur atau berbuka puasa.
Atau, Anda bisa menambahkannya sebagai topping pada oatmeal, salad buah, yogurt, atau menu makanan lainnya.
Pastikan Anda memilih kacang-kacangan dan biji-bijian yang tidak digoreng dan tidak diasinkan, agar manfaat kesehatannya lebih optimal.