Makanya, menyiram tanaman di pagi hari jadi pilihan yang lebih bijak. Tanaman pun punya waktu untuk menyerap air dan memulai hari dengan segar!
2. Menyiram Sore Hari, Setelah Matahari Mulai Redup
Kalau pagi hari nggak memungkinkan, waktu kedua yang bisa kamu coba adalah menyiram tanaman hias di sore hari.
Menyiram tanaman di sore hari, tepat setelah matahari mulai redup, adalah pilihan yang cukup baik.
Saat sore hari, suhu udara mulai menurun, jadi air yang kamu siramkan ke tanah nggak akan cepat menguap.
Ini memungkinkan tanaman untuk menyerap lebih banyak air tanpa terburu-buru.
Sama seperti di pagi hari, menyiram sore hari memberikan waktu bagi tanaman untuk menyerap air dengan maksimal, sehingga kamu nggak perlu khawatir tanaman jadi terlalu basah.
Tapi, jangan terlalu malam ya!
Karena kalau kamu menyiram terlalu larut, bisa jadi tanah tetap lembap sampai pagi dan itu bisa menyebabkan akar tanaman terendam air terlalu lama.
Jadi, pastikan kamu menyiram di waktu yang cukup tepat di sore hari, sekitar jam 4 hingga 6 sore, sebelum gelap.
3. Menyiram Tanaman Saat Cuaca Mendung atau Hujan
Waktu ketiga yang sering dilupakan adalah menyiram tanaman saat cuaca mendung atau saat hujan.
Meskipun terlihat seperti tanaman sudah cukup mendapatkan air dari hujan, sering kali curah hujan tidak merata atau hanya turun sebentar saja.
Cuaca mendung juga cenderung membuat tanah tetap lembap lebih lama, jadi kamu nggak perlu khawatir tanaman akan kering begitu saja.
Namun, penting untuk diingat bahwa tanaman hias yang ada di luar ruangan, seperti di teras atau taman, tetap membutuhkan perhatian.
Saat hujan rintik-rintik atau cuaca mendung, kamu bisa menilai apakah tanaman memang membutuhkan penyiraman tambahan atau nggak.
Jika tanah masih cukup lembap, maka kamu bisa menunda penyiraman.