Penampilan barang bukti biasanya menjadi sorotan publik karena mampu memperjelas alur transaksi, peran masing-masing terdakwa, dan relasi dengan pihak luar rutan.
Kehadiran bukti fisik juga dapat memperkuat atau melemahkan dakwaan JPU.
Di sisi lain, hal ini menjadi ujian bagi pembela untuk membantah secara sistematis. Sidang dipastikan makin panas.
Ammar Zoni Selama Ini Ikut Sidang dari Nusakambangan Secara Online
Sejak dipindahkan ke Nusakambangan pada Oktober 2025, Ammar Zoni mengikuti jalannya persidangan secara daring.
Mekanisme ini dipilih sebagai bentuk penyesuaian keamanan bagi tahanan high risk.
Meski daring, Ammar tetap diwajibkan hadir secara digital dalam setiap agenda sidang.
Namun, Majelis Hakim menilai bahwa untuk tahap pembuktian, kehadiran fisik jauh lebih optimal dan dibutuhkan.
Pergantian format kehadiran juga menjadi penanda bahwa proses memasuki tahapan yang lebih serius.
Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan terdakwa di pengadilan memiliki nilai penting bagi transparansi perkara.
Perjalanan Kasus dari Rutan Salemba hingga Nusakambangan
Kasus ini bermula dari pengungkapan jaringan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.
Ammar disebut berperan sebagai penampung sekaligus distributor sabu dan sinte kepada sejumlah tahanan.