Trailer tersebut juga menyertakan lagu latar yang merupakan musikalisasi dari puisi berjudul ‘Boots’ yang ditulis oleh penulis Inggris, Rudyard Kipling, pada tahun 1903.
Puisi ini berhasil menggambarkan pengalaman para prajurit infanteri Angkatan Darat Inggris.
Menurut laporan dari Business Insider, siapa pun yang pernah menempuh pendidikan di Akademi SERE (Survival, Evasion, Resistance, and Escape) milik Angkatan Laut AS tidak akan pernah melupakan puisi karya Kipling ini.
Tentara AS lulusan SERE, Ward Carroll bercerita tentang puisi Boots yang kerap dilantunkan berulang-ulang dengan suara yang dinilai sangat menghantuinya saat ditahan dalam sebuah sel kecil pada tahun 1984 silam.
Ternyata, puisi Boots itu memang bertujuan untuk membuat para Tentara AS dapat bertahan hidup meski berada dalam tekanan.
Puisi karya Kipling itu bercerita tentang perjalanan pasukan infanteri di Inggris saat menjajah sebagian wilayah Afrika.
Para prajurit itu berbaris selama berminggu-minggu tanpa tujuan yang jelas dan membuat mereka menjadi gila saat melihat sepatu boots di depan mereka.
Namun, mereka tidak dapat mengambil cuti atau pulang kampung ke Inggris karena peperangan yang berlangsung tanpa syarat pembebasan.
Berikut ini bait puisi 'Boots' karya Kipling pada tahun 1903:
We're foot, slog, slog, slog, sloggin' over Africa
Foot, foot, foot, foot, sloggin' over Africa
Boots, boots, boots, boots, movin' up and down again!
There's no discharge in the war!