Dengan cerita yang hampir sama, sebuah tim Angkatan Darat lain yang dipimpin oleh Jimmy Roken (Mason Gooding) dengan nama alias Romeo, mempunyai dendam karena dimanfaatkan pemerintah ketika menjadi tentara bayaran.
Beberapa rekan Romeo ditahan dan kini ia menuntut balas kepada negara yang tidak menghargai patriotisme mereka.
Sebuah latar yang klise, namun sejauh yang tergambar hingga setengah babak film, semuanya cukup meyakinkan.
Romeo dan rekan-rekannya berencana menyandera sejumlah orang pada momen penjemputan mantan rekan mereka Samantha "Doc" (Dichen Lachman) yang mengakui tentang perbuatan keji tim mereka di pengadilan.
Secara kebetulan, Eric Daniels dan adiknya Madeleine (Megan Stott) sedang melalui jalan yang sama dengan mobil yang membawa Doc ke pengadilan.
Latar penyanderaan sempit yang dipilih sutradara Patrick Lussier adalah Jembatan Tobin di Boston, Massachusetts.
Deretan Aksi yang Melemah di Babak Kedua Film
Kambali harus disebutkan, bahwa penyakit "dadakan" yang diidap Romeo menjadi pembuat bias bagian setengah akhir film Aftermath.
Bahkan background PTSD Eric menjadi kurang penting, karena sutradara Patrick Lussier ingin mempertahankan maksud utama Romeo, namun malah menjadi mad-villain.
Dylan Sprouse sendiri menjadi cukup ringan tugasnya di bagian akhir ini, karena sorot kepada karakter Romeo menjadi lebih tajam.
Happy Ending menjadi pilihan terbaik di film ini, meskipun secara nalar baik penjahat pun akan sulit melarikan diri dari kepungan polisi di setiap sisi Jembatan Tobin.
IMDb memberikan rating 5.1/10 usai sebulan film produksi Voltage Picture ini diputar perdana pada November 2024.