Produk tempe yang dibuat olehnya tidak hanya menggunakan bahan dasar kacang kedelai, namun juga menggunakan bahan dasar kacang-kacangan lainnya yang mudah diperoleh di Swedia.
Bahan-bahan seperti kacang parang, kacang polong hijau-kuning, kacang hitam, kacang putih, dan bahkan bahan non kacang seperti makaroni ternyata bisa dijadikan olahan tempe yang disukai banyak orang.
Ät! Stockholm merupakan kompetisi makanan inovatif tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2019 oleh Matlust Utvecklingsnod, organisasi yang disubsidi oleh Uni Eropa yang bekerjasama dengan pemerintah daerah Stockholm dan pemda Södertälje serta Södertälje Science Park.
Tahun ini,terdapat 11 produk makanan yang berlaga di Ät! Stockholm dan Ibu Sensen berhasil membawa Tempe menjadi ‘naik derajatnya’ melalui prestasinya yang membanggakan tersebut.***