Film ini cukup menarik, karena menangkap kehidupan asli para buruh di negara Prancis yang penuh tekanan.
Hal yang menarik pula, sinema ini menyoroti betapa tingginya biaya produksi di negara Uni Eropa, hingga harus merelokasi pabrik di Afrika Utara.
Catch the Wind juga menampilkan pertemuan budaya Eropa dan Islam di negara Maroko, maka cukup menarik untuk ditonton.
Sebagaimana film Prancis bertema kehiudupan realita pada umumnya, Catch the Wind sangat detail memperlihatkan seluk beluk dunia kerja para buruh di Eropa, serta menampakkan betapa munafiknya dunia industri benua biru tersebut.
Jadi buat kamu penggemar film Prancis, jadikan Catch the Wind sebagai salah satu sinema favoritmu.***