KLIK SAJA – Film Thriller Netflix asal Thailand memang menjadi jaminan selalu seru dari awal sampai akhir.
Kali ini kita akan membahas film Thriller Netflix Thailand yang berjudul The Red Line yang dirilis Maret 2026.
Seperti halnya film ala scam Thailand lainnya, sinema ini menyajikan ketegangan yang menyulut adrenaline.
Sutradara Sitisiri Mongkolsiri mengupas realitas kelam penipuan telepon dalam The Red Line.
Sinopsis
Sejak awal, film ini bergerak cepat tanpa membuang waktu saat Orn (Nittha Jirayungyurn), seorang ibu rumah tangga kelas menengah atas, menerima telepon dari kantor polisi.
Panggilan tersebut terdengar sangat meyakinkan hingga Orn tanpa sadar menyerahkan uang sebesar 500.000 baht.
Ketika ia menyadari telah ditipu oleh komplotan penipu, semuanya sudah terlambat. Bahkan pihak kepolisian pun tidak dapat berbuat apa-apa.
Mongkolsiri menyoroti rasa frustrasi, bersalah, dan kecemasan Orn setelah menjadi korban penipuan ini—hal yang membuatnya mengalami insomnia karena tak mampu merelakannya, meskipun sang suami (Tul Tulyathep Uawithya) menyarankannya untuk melupakan kejadian tersebut.
Alur cerita kemudian memperkenalkan Fai (Esther Supreeleela), seorang terapis yang juga menjadi korban penipuan telepon hingga kehilangan tabungan untuk uang muka kondominiumnya.
Selanjutnya, ada korban ketiga bernama Wow (Chutima Maholaku) yang merasa geram karena para penipu menguras uang hasil kerja keras neneknya (Premjit Wongthirawat).
Ketiga korban ini akhirnya bertemu dan berdiskusi untuk mencari cara mendapatkan kembali uang mereka, mengingat pihak berwenang tidak banyak membantu.
Dari titik inilah Mongkolsiri beralih ke ranah vigilante (aksi main hakim sendiri), terlebih setelah Wow mengajak temannya, OJ (Tonhon Tantivejakul), yang keahlian teknologinya sangat berguna untuk membantu mereka.
Review