Review Film Born to Fight (2004), Aksi Polisi Rahasia Thailand Gagalkan Teror Milisi Bersenjata

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 22 Januari 2026 | 14:28 WIB
Born to Fight (tivie)
Born to Fight (tivie)

KLIK SAJA - Born to Fight adalah film laga asal Thailand yang dirilis pada tahun 2004 dan disutradarai oleh Panna Rittikrai, sosok penting di balik kesuksesan Ong-Bak: Muay Thai Warrior.

Film ini menonjolkan ciri khas Rittikrai berupa adegan laga ekstrem tanpa bantuan tali pengaman atau efek komputer berlebihan, menghadirkan aksi mentah yang terasa nyata.

Menariknya, banyak pemeran dalam film ini merupakan atlet nasional Thailand, sehingga adegan pertarungan terasa autentik dan penuh tenaga.

Born to Fight juga merupakan remake dari film Rittikrai dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 1984.

Plot Cerita

Cerita berfokus pada dua polisi rahasia Kerajaan Thailand, Deaw dan Puntakarn, yang terlibat dalam operasi penyergapan untuk menangkap gembong narkoba kejam bernama Jenderal Yang di Provinsi Chonburi.

Operasi tersebut berhasil, namun berakhir tragis ketika Puntakarn tewas akibat ledakan bom yang dipasang oleh Yang. Kehilangan tersebut meninggalkan luka mendalam bagi Deaw.

Untuk menenangkan diri, Deaw menemani adiknya, Nui, seorang juara taekwondo, ke sebuah kegiatan amal yang diselenggarakan oleh Otoritas Olahraga Thailand.

Mereka bersama para atlet dari berbagai cabang olahraga dikirim ke Desa Pha-thong, wilayah terpencil di dekat perbatasan Thailand–Myanmar, guna menghibur warga sekaligus menyalurkan bantuan.

Namun suasana damai berubah menjadi mimpi buruk ketika sebuah kelompok milisi bersenjata menyerbu desa, membunuh sejumlah warga dan menyandera sisanya.

Milisi tersebut menuntut pembebasan Jenderal Yang dalam waktu 24 jam, dengan ancaman akan mengeksekusi seluruh sandera dan menyiarkannya ke seluruh dunia.

Upaya pemerintah untuk menyelamatkan desa gagal, bahkan memperburuk situasi.

Deaw kemudian menyusup ke markas milisi dan menemukan rencana yang jauh lebih mengerikan: setelah Jenderal Yang dibebaskan, mereka akan meluncurkan rudal nuklir ke Bangkok dan menghancurkan desa sebagai penutup pelarian.

Sayangnya, Deaw tertangkap sebelum sempat bertindak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X