Review Film 'Berbagi Suami: 20 Tahun Kemudian' (2026), Konflik Lebih Pedas, Kisah Lebih Berani, dan Realita yang Semakin Dekat

photo author
- Minggu, 23 November 2025 | 18:38 WIB
Review Film 'Berbagi Suami: 20 Tahun Kemudian' (2026), Konflik Lebih Pedas, Kisah Lebih Berani, dan Realita yang Semakin Dekat (IMDb)
Review Film 'Berbagi Suami: 20 Tahun Kemudian' (2026), Konflik Lebih Pedas, Kisah Lebih Berani, dan Realita yang Semakin Dekat (IMDb)

KLIK SAJA - Dua dekade setelah Berbagi Suami.mengguncang percakapan publik tentang poligami, Nia Dinata kembali dengan proyek ambisiusnya 'Berbagi Suami: 20 Tahun Kemudian'.

Film originalnya memenangkan Golden Maile Award di Hawaii International Film Festival dan Movie of the Year dari Guardians e-Awards (2007).

Kini, penerusnya siap memotret persoalan yang sama tapi dalam wajah baru era digital, relasi cair, dan batas privasi yang semakin tipis.

Tiga Perempuan, Tiga Generasi, Satu Luka yang Dikenal Banyak Orang

Film ini kembali bermain dengan narasi khas Nia Dinata tiga kisah perempuan dari latar sosial berbeda yang terhubung oleh benang tipis bernama poligami.

Baca Juga: Review Film A Useful Ghost (2025), Arwah Baik-Baik yang Ingin Berguna Tersaji dalam Kisah Hangat dan Seram

Bedanya, versi 2026 ini menempatkan konflik mereka di zaman di mana:

- privasi bisa bocor lewat screenshot,
- hubungan makin rumit karena algoritma,
- dan luka lama bisa viral sebelum sempat sembuh.

Tiga karakter barunya Kamila, Karina, dan Kianti hadir membawa perspektif lintas generasi tentang bagaimana perempuan menavigasi cinta, ruang personal, dan tekanan sosial di era serba transparan.

Mereka bukan hanya korban keadaan, tapi juga manusia dengan humor, ironi, marah-marah kecil, dan kekuatan yang tumbuh dari tempat yang tidak terduga.

Relevan, Pedas, dan Tetap Hangat ala Nia Dinata

Baca Juga: Mengenal Helwa Bachmid, Istri Siri Habib Bahar bin Smith yang Ungkap Merasa Ditelantarkan Sang Ulama

Nia Dinata kembali menunjukkan keberaniannya mengambil isu besar yang sering dianggap tabu, lalu membedahnya dengan cara yang sangat manusiawi.

Film ini bukan sekadar drama rumah tangga atau pembalikan moral.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: IMDb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X