Review Game PS5 ‘Ghost of Yotei’ (2025), Tawarkan Grafis Alam Jepang nan Indah dan Kisah Dendam Membara Sang Samurai

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 23:23 WIB
Ghost Of Yotei (Playstation)
Ghost Of Yotei (Playstation)

Pemandangan alam pada game ini dibuat untuk dinikmati dengan mata dan telinga, bukan sekadar dengan peta di layar.

Angin akan menunjukkan arah perjalanan Anda untuk melanjutkan cerita.

Anda bisa memancing pada game ini
Anda bisa memancing pada game ini (Game Rant)

Yang menarik, Anda dapat menggunakan controller PS5 untuk memanggang ikan di atas api, memainkan shamisen, atau melukis dengan kuas tinta di atas kanvas.

Mengunjungi kembali kenangan Atsu di tempat-tempat yang familiar memungkinkan Anda untuk menghidupkan kembali masa lalunya sebelum kekerasan menguasai hidupnya.

Musiknya memadukan irama khas barat klasik dengan instrumen tradisional Jepang, mengingatkan bahwa ini adalah Jepang abad ke-17 yang dilihat dari sudut pandang Amerika.

Mungkin memang ada lebih banyak aksi, darah, dan adegan panjat tebing menantang maut dibanding film samurai mana pun — tetapi apakah itu hal buruk?

Jika dipikir-pikir, Ghost of Tsushima justru terhambat oleh kesetiaannya pada nada yang terlalu muram, yang bertentangan dengan banyaknya korban jiwa di dalamnya.

Berbeda dengan Assassin’s Creed Shadows yang terkadang terlalu kompleks dengan banyak gangguan, hal-hal yang harus dikumpulkan, orang untuk direkrut, atau markas untuk dibangun, Yōtei tampil lebih sederhana dan fokus.

Seiring berkembangnya legenda Atsu, rakyat Ezo mulai meninggalkan persembahan untuk sang onryō pendendam — roh haus darah yang menebas para penindas di tanah mereka.

Saat Anda menjelajahi daerah Ezo, Anda akan mulai merasa menjadi bagian darinya, seperti halnya Atsu — ditemani serigala dalam pertempuran dan mengikuti rubah-rubah yang berlarian untuk menemukan tempat-tempat tersembunyi di alam Jepang nan indah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X