Ghost of Yōtei merupakan kelanjutan dari Ghost of Tsushima, game aksi samurai penuh penghormatan karya studio asal Amerika, Sucker Punch, yang dirilis pada tahun 2020.
Sebagian besar waktu, game ini tampak diarahkan dengan sangat baik, apa pun yang sedang Anda lakukan.
Entah itu duel menegangkan melawan pendekar pedang tangguh, mengikuti burung emas atau serigala yang berlari melintasi lanskap untuk menemukan mata air tersembunyi atau kuil rahasia, mendaki gunung untuk menyelinap ke benteng yang dijaga ketat.
Ghost of Tsushima dikenal grafisnya sangat indah, namun juga terasa dangkal dan agak muram.
Tokoh utamanya, Jin, tidak pernah berhenti mengeluh tentang betapa tidak terhormatnya tindakan menyelinap dan membunuh penjajah Mongol demi menyelamatkan pulaunya.
Sementara itu, sang tokoh utama Yōtei, Atsu, jauh lebih nyaman dengan perannya sebagai arwah pendendam yang haus darah.
Ceritanya memang tidak benar-benar baru — keluarga Atsu dibunuh oleh sekelompok penjahat bertopeng bernama Yōtei Six, dan ia bersumpah untuk memburu serta mengubur mereka satu per satu — namun akting Erika Ishii sebagai pembunuh berhati batu begitu memikat hingga kita benar-benar larut dalam perjalanan berdarah Atsu.
Tak peduli seberapa sering karakter lain memperingatkannya tentang bahaya dendam yang membakar, Atsu terus saja menebas musuh-musuhnya. Anda akan merasakan bahwa, dalam hatinya, ia justru menikmatinya.
Pertarungan dalam Ghost of Yōtei terasa brutal sekaligus memuaskan.
Meskipun Anda bisa menaklukkan wilayah Ezo hanya dengan pemahaman dasar tentang menghindar, menangkis, dan menebas pada waktu yang tepat, pertempuran menjadi semakin hidup ketika Anda mempelajari penggunaan dua katana, tombak, busur, dan pedang besar ōdachi.
Adegan duel satu lawan satu tetap menantang hingga akhir, saat Atsu mengitari jenderal-jenderal besar yang dua kali lipat lebih besar darinya, sadar bahwa hanya beberapa tebasan saja sudah cukup untuk mengakhiri hidupnya.
Bersama Assassin’s Creed Shadows yang juga berlatar Jepang era feodal, Ghost of Yōtei menjadi salah satu game paling indah secara visual tahun ini.
Ada rasa penghormatan yang mendalam terhadap keindahan alam Jepang dalam dunia digital ini — pohon-pohon ginkgo, gunung-gunung di kejauhan, dataran luas, sungai yang penuh ikan (yang bisa Anda tangkap untuk makan malam).