Suara Hati Tantri Kotak: Ungkap Badai Keresahan Penyanyi Indonesia Akibat Polemik Royalti, Pasca Kasus Agnez Mo

photo author
- Minggu, 22 Juni 2025 | 06:23 WIB
Suara Hati Tantri Kotak: Ungkap Badai Keresahan Penyanyi Indonesia Akibat Polemik Royalti, Pasca Kasus Agnez Mo (Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri. (Instagram/kotakband_))
Suara Hati Tantri Kotak: Ungkap Badai Keresahan Penyanyi Indonesia Akibat Polemik Royalti, Pasca Kasus Agnez Mo (Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri. (Instagram/kotakband_))

KLIK SAJA - Penyanyi utama grup band Kotak, Tantri Syalindri, menyatakan keprihatinan serius yang dialami para vokalis di Indonesia mengenai masalah royalti lagu.

Pernyataan ini muncul tak lama setelah kasus hukum Agnez Mo, di mana ia diwajibkan membayar royalti sebesar Rp1,5 miliar kepada Ari Bias karena menyanyikan lagu "Bilang Saja".

Dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 20 Juni 2025, Tantri mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan berdialog yang diberikan oleh Komisi III DPR RI kepada para seniman.

Ia menekankan bahwa keresahan ini tidak hanya ia rasakan sendiri, melainkan juga dialami banyak penyanyi lain.

Baca Juga: Dukungan untuk Agnez Mo: Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Minta Bawas MA Tindak Lanjuti Laporan Terkait Dugaan Kejanggalan Putusan Rp1,5 M!

Menurutnya, banyak penyanyi Indonesia kini dihantui ketakutan akan gugatan hukum saat membawakan lagu-lagu tertentu di panggung.

“Mungkin saya mewakili para penyanyi yang takut untuk membawa lagu (orang lain) di pertunjukan musik,” ucap Tantri.

“Hari ini telah ditentukan, kalau memang yang membayar adalah penyelenggara melalui LMK, dan LMK akan membagikan mendistribusikan,” jelasnya.

Adapun pernyataan Tantri tersebut merujuk pada hasil rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Hasil rapat itu menjelaskan tentang mekanisme pembayaran royalti oleh penyelenggara acara lewat Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).

Tantri juga mengungkap kondisi industri musik nasional yang dinilainya sedang mengalami kemunduran akibat belum meratanya pemahaman dan pelaksanaan regulasi soal royalti.

Baca Juga: Netflix Film Review: KPop Demon Hunters – A Dazzling Korean Musical Animation with a Supernatural Twist

“Kondisi industri musik saat ini sedang tidak baik-baik saja, saya inginnya setelah hari ini semuanya menjadi baik,” tuturnya.

Lebih jauh, ia juga berharap negara menunjukkan kepedulian terhadap ekosistem musik di Tanah Air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X