KLIK SAJA - Tiga puluh enam tahun, bukan waktu yang singkat. Selama itu, para penggemar Beetlejuice menantikan kelanjutan kisah sang bio-exorcist yang eksentrik.
Penantian panjang ini akhirnya terjawab dengan hadirnya Beetlejuice Beetlejuice (2024), yang kembali disutradarai oleh Tim Burton bersama penulis naskah Alfred Gough dan Miles Millar .
Tak hanya membawa kembali bintang-bintang lama seperti Michael Keaton, Winona Ryder, dan Catherine O'Hara, Burton juga menambahkan wajah-wajah baru seperti Jenna Ortega, Monica Bellucci, dan Willem Dafoe.
Lantas, apakah film ini berdurasi 1 jam 45 menit mampu memuaskan rasa penasaran dan kerinduan para penggemar?
Baca Juga: Review Film Nightbitch (2024): Ketika Mimpi Berubah Tangisan dalam Isolasi Peran Ibu
Kekacauan di Dua Dunia
Tahun 2024, Lydia Deetz (Winona Ryder), kini pembawa acara talk show paranormal Ghost House, memiliki hubungan yang renggang dengan putrinya, Astrid (Jenna Ortega), sejak kematian suaminya. Awalnya, Astrid tak percaya kemampuan ibunya melihat hantu.
Astrid, yang penasaran dengan masa lalu ibunya, menemukan model kota yang familiar dan tanpa sengaja membuka portal ke Afterlife. Hal ini memicu kekacauan di kedua dunia dan memanggil kembali Beetlejuice (Michael Keaton).
Di sisi lain Delores LaFerve (Monica Bellucci) ternyata muncul kembali dan mulai membunuh, menguras jiwa orang mati sambil mencari Beetlejuice. Ternyata, Delores pernah meracuni Beetlejuice dalam ritual keabadian.
Konflik utama film ini berkisar pada usaha keluarga Deetz untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh Beetlejuice dan menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan Afterlife.
Baca Juga: Review Film Mufasa: The Lion King (2024), Persaingan Darah Biru di Padang Savana
Peran Astrid dan Daya Tarik Sekuel
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, film ini berhasil memadukan unsur nostalgia dengan elemen baru. Namun, yang patut disorot adalah peran karakter-karakter baru, terutama Astrid yang diperankan dengan apik oleh Jenna Ortega.
Artikel Terkait
Review Film Napoleon (2023): Susahnya Membedakan Kualitas Tampilan dan Source Material sang Jenderal Bucin
Review Film The Fall Guy (2024): Ketika Aksi Stuntman Memenangkan Hati Penonton
Review Film Furiosa: A Mad Max Saga (2024): Epik yang Kehilangan Arah?
Review Film The Return (2024): Perjalanan Pulang ke Ithaca dan Sebuah Intimasi Odyssey
Review Film Mufasa: The Lion King (2024), Persaingan Darah Biru di Padang Savana
Review Film Nightbitch (2024): Ketika Mimpi Berubah Tangisan dalam Isolasi Peran Ibu