KLIK SAJA - Dunia perfilman berduka atas kepergian aktor legendaris James Earl Jones, suara ikonik Mufasa dalam The Lion King (1994) dan versi live-action-nya.
Mufasa: The Lion King (2024), yang disutradarai oleh Barry Jenkins dan naskah ditulis oleh Jeff Nathanson, didedikasikan untuk mengenang kontribusinya, dengan suaranya yang khas hadir sejenak di awal film.
Film animasi drama-musikal ini membawa kita kembali ke Pride Lands, jauh sebelum Simba lahir, untuk menyaksikan kisah asal-usul Mufasa dan perseteruannya dengan Scar.
Pemilihan Barry Jenkins sebagai sutradara memberikan nuansa yang berbeda dan menarik, mengingat latar belakangnya dalam menyutradarai film drama yang kuat secara emosional.
Mulai tayang di bioskop pada 20 Desember 2024, film ini sangat easy-listening karena suara familiar beberapa pengisi suaranya, termasuk Beyonce.
Baca Juga: Review Film The Return (2024): Perjalanan Pulang ke Ithaca dan Sebuah Intimasi Odyssey
Persaingan Raja Hutan di Masa Mudanya
Mufasa: The Lion King mengisahkan masa muda Mufasa (disuarakan oleh Aaron Pierre), seekor anak singa yatim piatu yang berjuang untuk bertahan hidup.
Ia bertemu dengan Taka (Kelvin Harrison Jr.), yang kelak dikenal sebagai Scar, dan keduanya menjalin persahabatan yang kompleks.
Film ini mengeksplorasi latar belakang Taka yang merasa diabaikan dan kurang mendapat perhatian dibandingkan Mufasa. Persaingan di antara mereka tumbuh seiring waktu, dipicu oleh ambisi, rasa iri, dan perbedaan pandangan tentang kepemimpinan.
Kita juga melihat bagaimana Mufasa bertemu dengan Sarabi (Tiffany Boone), dan bagaimana hubungan mereka berkembang.
Film ini juga menampilkan karakter-karakter familiar seperti Timon (Billy Eichner) dan Pumbaa (Seth Rogen) yang memberikan sentuhan komedi. Simba (Donald Glover), Nala (Beyoncé Knowles), dan putri mereka, Kiara (Blue Ivy Carter), juga hadir dalam porsi yang lebih kecil.
Mads Mikkelsen, Thandiwe Newton, Lennie James, dan Anika Noni Rose turut meramaikan jajaran pengisi suara dengan karakter-karakter baru.
Artikel Terkait
Review Film Damsel (2024): Millie Bobby Brown Membawa Pesan Perempuan Kuat dan Berbungkus Dark-Fiksi Apik
Review Film Napoleon (2023): Susahnya Membedakan Kualitas Tampilan dan Source Material sang Jenderal Bucin
Review Film Joker: Folie à Deux (2024): Menyelami Kegilaan Arthur Fleck dan Harley Quinn dalam Simfoni yang Kelam
Review Film The Fall Guy (2024): Ketika Aksi Stuntman Memenangkan Hati Penonton
Review Film Furiosa: A Mad Max Saga (2024): Epik yang Kehilangan Arah?
Review Film The Return (2024): Perjalanan Pulang ke Ithaca dan Sebuah Intimasi Odyssey