KLIK SAJA - Film 1911 Revolution (2011) membawa kita kembali ke pusaran sejarah penting Tiongkok, yaitu Revolusi Xinhai yang menggulingkan Dinasti Qing dan mengakhiri kekaisaran Tiongkok.
Film yang digarap bareng oleh Tao Hai, Wei Li, dan Guoqiang Tang ini tidak hanya menyajikan aksi pertempuran yang mendebarkan, tetapi juga mengangkat peran penting tokoh-tokoh sejarah seperti Dr. Sun Yat Sen (diperankan oleh Winston Chao) dan Huang Xing (Jackie Chan).
Sun Yat Sen, seorang revolusioner dan pemimpin Tiongkok, memainkan peran sentral dalam menggalang dukungan dan memimpin gerakan revolusi untuk mendirikan Republik Tiongkok.
Film berdurasi 1 jam 39 menit ini mencoba merekonstruksi momen-momen krusial dalam sejarah Tiongkok modern.
Baca Juga: Review Film Rambo: Last Blood (2019), Penutup Apik Saga John Rambo, Fix Pensiun!
Revolusi Mengubah Wajah Tradisional China
Film ini berlatar awal abad ke-20, di mana Tiongkok berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Negara terpecah belah, rakyat menderita kelaparan, dan reformasi politik yang dilakukan justru memperburuk keadaan.
Dinasti Qing yang telah berkuasa selama 250 tahun, di bawah kepemimpinan Kaisar yang masih berusia tujuh tahun dan ibunya, Permaisuri Longyu (Joan Chen), tampak tak tergoyahkan.
Namun, bara pemberontakan mulai menyala di kalangan rakyat. Untuk meredam pemberontakan, Dinasti Qing membentuk pasukan modern yang kuat, New Army. Sayangnya, modernisasi pasukan ini membutuhkan biaya yang sangat besar, memaksa Dinasti Qing untuk menjual berbagai aset negara kepada kekuatan asing, termasuk "menjual" masa depan Tiongkok.
Di tengah situasi yang kacau ini, Huang Xing (Jackie Chan) kembali dari Jepang, tempat ia mempelajari strategi peperangan modern. Melihat kondisi negaranya yang hancur, ia merasa terpanggil untuk bertindak.
Huang Xing memutuskan untuk mengangkat senjata dan memimpin serangkaian pemberontakan melawan Dinasti Qing dan New Army. Film ini menggambarkan perjuangan Huang Xing dan para revolusioner dalam upaya mereka menggulingkan dinasti yang korup dan membangun Tiongkok yang baru.
Baca Juga: Review Film The Order (2024), Sebuah Kisah Nyata Penangkapan Rob Mathews dan Pengikutnya
Artikel Terkait
Review Film Vermiglio (2024), Keindahan Alam Menopang Kelesuan Film Drama Klasik dengan Banyak Penghargaan Ini
Review Film Gladiator II (2024), Perjuangan Sang Gladiator Mempertahankan Mimpi Roma
Review Film Kraven : The Hunter (2024), "Eman" Melihat Potensi Besar Kraven yang Tersia-siakan
Review Film The Six Triple Eight (2024), Batalyon 6888 dengan Misi Mulia Melancarkan Komunikasi dan Meningkatkan Harapan Tentara Perang
Review Film The Order (2024), Sebuah Kisah Nyata Penangkapan Rob Mathews dan Pengikutnya
Review Film Rambo: Last Blood (2019), Penutup Apik Saga John Rambo, Fix Pensiun!