Baca Juga: Review Film Juror #2 (2024), Ketika Terkadang Kebenaran Tidak Selalu Berujung Keadilan
Wrong Man in the Wrong Place
Di hari saat Ethan dipaksa Nora untuk masuk kembali ke kepolisian, membuat adrenalinnya meninggi untuk membuktikan bahwa dirinya tidak stagnan di TSA. Ia secara agresif meminta kenaikan gaji kepada bosnya Phil Sarkowski (Dean Norris).
Karena hari tersebut adalah Malam Natal yang membutuhkan beberapa perlakuan khusus, Ethan akhirnya dicoba sebagai petugas bagian memonitor peminadaian barang bagasi di conveyor.
Posisi itu sebelumnya rutin dilakukan Jason Noble (Sinqua Walls) di mana keluarganya sudah dibidik oleh sindikat teroris untuk meloloskan sebuah koper misterius.
Akhirnya duduklah Ethan Kopek pada tempat yang salah dan dia akan dipandu secara intimidatif oleh traveler tanpa nama (Jason Bateman).
Baca Juga: Review Film Red One (2024), Penculikkan Santa Claus Menjelang Malam Natal
Kepolisian Siap Siaga, Sindikat Malah Tiada
Menjadi pertanyaan ketika film ini mendekati akhir, adalah siapa dalang di balik aksi teroris ini. Sepertinya Jaume Collet-Serra dan T.J. Fixman lupa mengekplorasi sindikat besar yang punya kemampuan menyadap tingkat tinggi ini.
Padahal disisi lain, keterlibatan tim LAPD sudah cukup masif untuk memberikan back-up. Salah satu agent yang terlibat adalah Elena Cole (Danielle Deadwyler).
Namun sebagai film action-thriller yang non-stop, Carry-On sudah memberikan efek ketegangan maksimal. Ancaman demi ancaman yang diterima Ethan Kopek terasa begitu nyata, bahkan penonton bisa berbisik lirih "ayo lawan".
Dari sisi produksi, perusahaan Amblin Partners, Cobalt Blue 1802, dan Dreamworks Pictures mampu memberikan suguhan warna yang memanjakan mata seperti proyeksi 3D yang dinamis untuk kerja mesin pemindai di conveyor.
Secara keselurahn film Carry-On (2024) sangat layak untuk direkomendasikan bagi para penggemar film action-thriller.
Artikel Terkait
Review Film His Three Daughters (2023), Titik Balik Komunikasi Tiga Bersaudari Jelang Kematian Sang Ayah
Review Film Killer Heat (2024), Plot Twist Kelam dalam Cinta Segitiga Kembar Monozigotic
Review Film Mary (2024), Sebuah Fiksi Pengisi Kekosongan Peristiwa di Alkitab dan Anthony Hopkins Memewahkannya
Review Film Red One (2024), Penculikkan Santa Claus Menjelang Malam Natal
Review Film Juror #2 (2024), Ketika Terkadang Kebenaran Tidak Selalu Berujung Keadilan
Review Film We Live In Time (2024), Enam Bulan Fantastis dan Proaktif Seorang Chef Kesayangan Keluarga