Kapal Pertamina Tertahan, Pemerintah Cari Alternatif
Pertamina memastikan dua dari empat kapalnya di kawasan Timur Tengah masih berada di Selat Hormuz dalam kondisi aman.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengungkapkan sekitar 19 persen impor minyak Indonesia melewati selat tersebut, dan perusahaan telah mengaktifkan sistem distribusi alternatif.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah sudah mendapatkan sumber minyak mentah alternatif di luar Selat Hormuz.***