Ekbis, Klik Saja - Sektor saham emiten perkebunan sawit PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) terbang tinggi dalam 3 hari terakhir.
Dikaitkan dengan Prajogo Pangestu, ternyata taipan yang namanya tengah harum tersebut sudah tidak ada di daftar pemegang saham di atas 5 persen.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GZCO melonjak 24,39 persen ke Rp153 per saham hingga penutupan sesi I Jumat 8 Desember 2023.
Baca Juga: Minyak Kembali Bertenaga Usai Merosot Tajam, Akankah Menjadi Harga Tertinggi Menuju Tahun 2024?
Nilai transaksi dari mencapai Rp141,52 miliar dan volume perdagangan 981,97 juta lembar saham.
Saham GZCO tiba-tiba terbang sejak Rabu (6/12), ketika ditutup melejit 29,63 persen secara harian.
Baca Juga: Bikin Nagih! Begini Cara Bikin Nasi Goreng Yang Enak dan Gurih
Secara akumulatif, saham GZCO meroket 88,89 persen hanya dalam tiga hari.
Kenaikan luar biasa tersebut tampaknya berkaitan dengan investor yang menghubung-hubungkan saham GZCO dengan saham-saham konglomerat—mulai dari BREN hingga TPIA--Prajogo Pangestu yang sedang moncer akhir-akhir ini.
Baca Juga: Kapan Sih Bansos Lansia 2023 Cair? Cara Cek BLT PKH 2023 Bulan Desember Sudah Disalurkan ke Rekening
Nama Prajogo Pangestu memang sempat menghiasi daftar pemegang saham GZCO di atas 5 persen.
Namun, dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Oktober 2023, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Prajogo sudah tidak ada lagi di daftar tersebut.
Sebelum namanya hilang, per akhir September 2023, Prajogo Pangestu masih menggenggam 470.418.000 lembar saham atau setara dengan 7,84 persen saham GZCO.