Ekbis, Klik Saja - Tercatat, PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) meraup laba bersih yang diraihnya senilai Rp254,7 miliar pada 2023.
Informasi seputar saham berikut ini bisa menjadi bahan refrensi kamu dalam meminang bagi para investor pasar saham.
Tentunya dalam memilih keputusan untuk membeli saham tidak asal asalan karena langkah inilah yang menjadi pilihan cuan atau tidaknya.
Baca Juga: Alami Unusual Market Activity, Kedua Saham Ini Menjadi Pantauan BEI
Nah, berikut ini sekilas informasi mengenai salah satu emiten saham yang bisa menjadi keputusan dirimu untuk membelinya.
Distributor tunggal produk sanitasi merek TOTO, PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) mencatatkan laba bersih senilai Rp254,7 miliar pada 2023.
Capaian itu tumbuh 23,23% year-on-year (yoy) dibandingkan realisasi periode sebelumnya senilai Rp206,67 miliar.
Baca Juga: ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh 5 Persen
Hal ini membuat laba bersih per saham dasar SPTO tumbuh menjadi Rp94,33 per saham, dari semula Rp76,55 per saham.
Pendapatan usaha SPTO tumbuh 2,98% yoy menjadi Rp2,60 triliun.
Produk saniter berkontribusi sebesar Rp1,53 triliun, disusul fitting mencapai Rp1,2 triliun, hingga peralatan dapur sebanyak Rp26,54 miliar.
Baca Juga: Bahas IKN, Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Margin kotor masih tumbuh positif mencapai Rp747,19 miliar, dengan laba operasional di angka Rp310,51 miliar.
Adapun laba sebelum pajak mencapai Rp325,60 miliar
Mengutip keterbukaan informasi, Senin (29/4), nilai aset SPTO tumbuh 3,8% yoy menjadi Rp3,2 triliun, sejalan dengan pertumbuhan ekuitas menjadi Rp2,2 triliun.
Artikel Terkait
Mencengangkan! Pasca Idul Fitri 2024, Produksi Mineral Batu Bara Dalam Negeri Tembus Angka 195,74 Ton Sampai Bulan Ini
Picu Ketegangan Antara Negara Iran dengan Israel, BTC Sempat Drop dan Berlangsung Pulih 3 Persen Selama Akhir Pekan
Bakal Incar Saham Bank Syariah Indonesia atau BSI, Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) Turun Hingga 5,7 Persen
ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh 5 Persen
Alami Unusual Market Activity, Kedua Saham Ini Menjadi Pantauan BEI