KLIK SAJA - FAP Agri adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang berkembang di Indonesia, mengelola dan memproduksi minyak kelapa sawit yang dikelola secara berkelanjutan.
FAP Agri mulai pertama kali beroperasi di tahun 1994 dengan luas total kebun lebih dari 110 ribu Ha. Operasional FAP Agri membentang di Kalimantan Utara, Timur, dan Riau yang mencakup kedalam 9 Perusahaan (PT), 5 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas total lebih dari 285 Ton Per Jam, dan 1 Pabrik Pengolahan Kernel (Kernel Crushing Plant).
Dengan dukungan lebih dari 8000 karyawannya, FAP Agri berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan efisiensi di seluruh lini operasionalnya dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis, masyarakat, dan pelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan kali ini FAP Agri mengajak para lulusan SMA/SMK untuk mengikuti Pelatihan Mandor Tanaman (PMT) – Batch 1 – 2025 di Kalimantan Utara
Untuk para kawula muda yang punya mimpi untuk menjadi seorang planters dan memiliki mental yang tangguh, inilah saat yang tepat mengambil kesempatan.
Kebun sawit adalah salah satu sektor industri yang memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia.
Sebagai komoditas yang memiliki permintaan tinggi, produktivitas kebun sawit harus selalu dijaga dengan baik agar hasil yang diperoleh optimal.
Maka dari itu, pelatihan bagi mandor tanaman di kebun sawit menjadi aspek yang sangat krusial.
Mandor tanaman adalah pengawas atau pengarah yang bertanggung jawab untuk selalu memastikan setiap aspek pemeliharaan tanaman sawit berjalan dengan baik.
Baca Juga: Bagi Lulusan SMA, Indofood Buka Lowongan Operator Snack Food, Yuk Catat Persyaratannya!
Pelatihan tentunya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mandor dalam hal pengelolaan tanaman sawit, baik dari segi teknik budidaya, pengendalian hama, hingga penerapan teknologi terbaru dalam praktik pertanian.
Maka dengan pelatihan yang sistematis dan terstruktur, FAP Agri berharap para mandor dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan kebun sawit yang lebih produktif, efisien, dan ramah lingkungan.