Mtigasi sosial juga dilakukan dengan memberdayakan RT RW, unsur tokoh masyarakat, unsur perempuan dan milenial.
Ketiga melalui para guru harus punya ilmu untuk mengedukasi pencegahan narkoba. Seperti, dengan kurikulum khusus self defense dalam pendidikan.
Jika semuanya berjalan baik maka dengan sendirinya masyarakat menjadi tangguh (resilient). Bahkan bukan hanya terhadap narkoba tetapi apa pun
"Hari ini merupakan momentum terbaik bersatu lawan narkoba. Mari terus bahu-membahu karena ini musuh kita bersama," ajaknya.
Sementara itu Kepala BNN Sulsel Brigjen Pol. Drs. Ghiri Prawijaya mengharapkan momentum HANI 2023 dimulai dengan beritikad baik untuk bersih dari narkoba.
Dia mengimbau agar mereka sendiri yang harus memiliki tekad kuat jika ingin sembuh. ***