KlikSAJA, Makkah--Jemaah haji Indonesia memghabiskan waktunya untuk beribadah di Masjid tenda saat di Arafah.
Sejak Senin malam (26/6/2023) saat gelombang jemaah haji mulai tiba sampai subuh mereka sudah berkumpul.
Ketika subuh, jemaah bahkan sudah bersiap satu jam sebelumnya. Mereka menggelar sajadah untuk melakukan salat sunnah dua rakaat di antara jamaah yang masih terlelap.
Baca Juga: Selasa Hari Ini, Seluruh Jemaah Haji Dari Seluruh Dunia Tengah Wukuf di Arafah
Setelah itu, jamaah haji melakukan dzikir atau membaca Al-Quran sambil menunggu adzan.
Setelah salat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan ceramah dari KH. Aris Nikmatullah.
Dalam ceramahnya, dia mengajak jemaah selalu bersyukur karena telah berada di Arafah menjalankan ibadah haji.
Secara khusus Kyai Aris mengatakan, keberadaan jemaah di Arafah salah satunya adalah untuk mengingat sejarah pertemuan Adam dan Hawa. Di mana Adam karena kesalahan diturunkan ke bumi dan terpisah dengan hawa.
Mereka terpisah bertahun-tahun sebelum akhirnya dipertemukan lagi dengan hawa di Arafah. Setelah pertemuan itulah, Nabi Adam diperintah Allah SWT melakukan haji melalui Malaikat Jibril.
"Kita bersyukur bisa ke sini ada 5 juta orang menunggu. Itu tidak tiba-tiba datang kalau tidak atas qadha qadar dan irodat Allah," kata Kyai Aris.***