trending

Tabrakan Beruntun 3 Kereta, 288 Orang Tewas dan 850 Luka

Sabtu, 3 Juni 2023 | 10:47 WIB
Kecelakaan kereta api di India menewaskan ratusan korban jiwa, terparah sejak 2016


KlikSAJA, India--Sekitar 288 orang tewas dan lebih dari 850 terluka akibat tabrakan beruntun tiga kereta di India.

Tabrakan yang menegerikan itu dianggap sebagai kecelakaan paling mematikan di negara itu dalam lebih dari 20 tahun.

berdasarkan gambar-gambar yang diperoleh dari lokasi kecelakaan menunjukkan kompartemen kereta yang hancur robek dengan lubang berlumuran darah di dekat Balasore, di negara bagian timur Odisha.

Dilansir oleh KlikSAJA.id dari Malaymail.com, gerbong telah terbalik seluruhnya dalam kecelakaan pada Jumat malam dan petugas penyelamat mencari korban selamat yang terperangkap di reruntuhan yang hancur, dengan sejumlah mayat tergeletak di bawah kain putih di samping rel.

Baca Juga: Jelang MNEK, Danny Pomanto Bersihkan Pantai Naik Speedboat

Saat fajar menyingsing pada hari Sabtu, petugas penyelamat dapat melihat sepenuhnya pembantaian tersebut.

Direktur Jenderal Dinas Pemadam Kebakaran Odisha, Sudhanshu Sarangi mengatakan, jumlah korban tewas mencapai 288 orang.

"Pekerjaan penyelamatan masih berlangsung," katanya kepada AFP dari lokasi kecelakaan, menambahkan ada "banyak luka serius".

India tidak asing dengan kecelakaan kereta api dan telah mengalami beberapa bencana, yang terburuk terjadi pada tahun 1981, ketika sebuah kereta tergelincir saat melintasi jembatan di Bihar dan jatuh ke sungai di bawahnya, menewaskan antara 800 dan 1.000 orang.

Tapi kecelakaan hari Jumat diyakini sebagai yang terburuk sejak 1990-an.

Sekretaris kepala negara bagian Odisha Pradeep Jena membenarkan bahwa sekitar 850 orang yang terluka telah dikirim ke rumah sakit setelah kecelakaan itu, yang terjadi sekitar 200 kilometer dari ibu kota negara bagian Bhubaneswar.

Baca Juga: Faktor Kedekatan dengan Erick Thohir, Alasan Argentina Siap Duel dengan Indonesia

"Prioritas utama kami sekarang adalah menyelamatkan (penumpang) dan memberikan dukungan kesehatan kepada yang terluka," katanya.

Amitabh Sharma, direktur eksekutif di Kereta Api India, mengatakan kepada AFP bahwa dua kereta penumpang "memiliki keterlibatan aktif dalam kecelakaan itu" sementara "kereta ketiga, kereta barang, yang diparkir di lokasi, juga (terlibat) dalam kecelakaan itu" .

Seorang korban yang selamat mengatakan kepada reporter berita TV lokal bahwa dia sedang tidur ketika kecelakaan itu terjadi, dan terbangun untuk menemukan dirinya terjebak di bawah belasan penumpang, sebelum entah bagaimana merangkak keluar dari gerbong dengan hanya luka di leher dan lengannya.

Halaman:

Terkini