trending

Juara di Sea Games, Pengamat Minta Transformasi Sepakbola Segera Dipercepat

Rabu, 17 Mei 2023 | 20:34 WIB
Timnas Indonesia berhasil meraih emas di Sea Games Kamboja

KlikSAJA, Jakarta—Juara di Sea Games menjadi momentum bagi PSSI untuk mempercepat proses transformasi sepakbola Tanah Air.

Juara di Sea Games setelah puasa selama 32 tahun menurut pengamat Sepakbola Akmal Marhali, harus menjadi momentum bagi Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk percepat transformasi sepakbola Indonesia demi memanjangkan prestasi generasi muda sepakbola Indonesia.

Juara SEA Games, menurut Akmal, masih panjang tantangan sepakbola nasional agar berbicara lebih tinggi di panggung sepakbola Asia dan dunia.

"Selamat kepada Timnas U-22 yang merebut lagi medali emas SEA Games setelah puasa 32 tahun. Apalagi mereka meraihnya dengan rekor gol terbaik, 21-3 sepanjang ikut SEAG. Tapi, jangan langsung jumawa. Ini pijakan yang sangat bagus bagi Erick Thohir dan PSSI untuk memacu transformasi sepakbola Indonesia agar prestasi di Asia Tenggara diteruskan di AFF, Asian Games, Piala Asia, Kualifikasi Piala Dunia, dan juga Olimpiade," ujar Akmal saat dihubungi di Jakarta, Rabu (17/5/2023).

Baca Juga: Ramadhan Sananta Cetak Dua Gol di Final Sea Games, Ini Profilnya

Dia menambahkan, menjadi juara SEA Games adalah bagian dari proses dalam membangun ekosistem timnas yang berkelanjutan hingga ke jenjang senior. Oleh sebab itu, bagaimana menjaga dan terus meningkatkan kualitas para pemain muda, termasuk Garuda Muda peraih medali emas SEAG 2023 Kamboja ini, menurut Akmal, harus menjadi perhatian khusus.

"Kita banyak pengalaman di masa lalu tentang pemain potensial muda yang gagal saat senior. Seperti saat ini, eks juara AFF U-19/2013 hanya tersisa Evan Dimas di Timnas Senior, atau tinggal Witan Sulaiman, mantan pemain Timnas U-19 selama tiga tahun yang masih bertahan di Timnas U-22. Inilah tugas untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan, sehingga euforia yang muncul paska juara SEAG tidak berlebihan karena tugas belum selesai," jelasnya.

Semwntara itu, Koordinator Save Our Soccer Baca Juga: Timnas U-22 Raih Emas, Erick Thohir: Terima Kasih Para Pejuang Bernyali Juara(SOS) juga mengapresiasi kepemimpinan Erick Thohir yang baru berusia tiga bulan di PSSI.

Menurutnya, prinsip pemimpin yang berpedoman pada "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani" benar-benar dijalankan Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI.

"Erick Thohir tidak klaim bahwa ini prestasi dirinya. Ia menghargai usaha yang telah dilakukan ketua umum sebelumnya dalam membangun tim ini. Erick juga memberikan panggung utama kepada para pemain, pelatih, serta ofisial yang telah berjuang di lapangan, dan ia mengerti perannya dalam memberi contoh, menggugah semangat, dan terus mendorong moral pemain sehingga mampu berprestasi," ungkapnya.

Hal itu, Akmal menambahkan, sangat jauh berbeda dengan sikap kebanyakan tokoh yang sering memanfaatkan sekaligus mengklaim pencapaian yang dihasilkan orang lain. "Apalagi ini masuk tahun politik. Lihat saja, sejak kemarin sudah banyak caleg-caleg yang numpang kesuksesan timnas jadi ajang promosi. Atau nanti timnas dibawa-bawa ke Ketua-Ketua Parpol. Hal itu hanya akan menjadikan pemain timnas star syndrome dan malah akan merusak," tegasnya.****

Tags

Terkini