trending

Sudah Mapan Ekonomi, Dua Warga Selayar Keluar Dari Penerima Bansos

Senin, 13 Maret 2023 | 16:23 WIB
Kedua Warga Dusun Patori Rahmawati dan Rosmala (tengah) meminta keluar sebagai penerima PKH.

klikSAJA, Selayar--Langkah dua warga Kabupaten Selayar ini patut ditiru. Mereka secara sukarela menyatakan diri untuk keluar sebagai penerima bantuan bansos atau PKH karena sudah mampu secara ekonomi.

Kedua warga itu tepatnya bermukim di Dusun Patori Desa Pamatata. Secara resmi graduasi mandiri atau secara sadar keluar dari kepesertaan dan secara sukarela meminta untuk keluar dari daftar penerima bantuan PKH.

Pernyataan kedua Warga Dusun Patori ini disaksikan langsung Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S.Sos., M.A.P., Kepala Desa Pamatata, Latunru, Koordinator PKH Kabupaten, Usman Nur, S.E., Babinsa, serta Pendamping PKH di Kantor Desa Pamatata Kecamatan Bontomatene, Senin, (6/3/2023).

Kepala Dinas Sosial mengatakan, kedua Warga Dusun Patori yang menyatakan dan meminta keluar sebagai penerima PKH ini adalah Rahmawati dan Rosmala.

Baca Juga: Wawali Minta OPD Makassar Fokus Realisasikan Program Prioritas


“Ini merupakan inisiatif mereka sendiri agar meminta dikeluarkan sebagai penerima bantuan karena sudah merasa mampu secara ekonomi,” ujarnya.

Dia pun sangat mengapresiasi langkah kedua warga Selayar itu. “Saya sangat apresiasi ke Dua Warga Desa Pamatata tersebut, karena sudah menyatakan graduasi atau secara sadar keluar dari daftar penerima karena sudah merasa mampu. Dan tentunya ini juga merupakan langkah motivasi bagi penerima PKH lain untuk kedepan bisa berkembang dalam peningkatan ekonominya sehingga bisa mengurangi angka penerima PKH di kabupaten Kepulauan Selayar,” ucap Kadinsos Selayar.

Kadisnsos berharap semoga dengan adanya Dua Warga yang menyatakan graduasi atau keluar dari penerima PKH itu bisa menjadi motivasi bagi penerima PKH lain. Tentunya yang tak kalah penting kerjasama dan sinergitas semua pihak juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator PKH Kabupaten, Usman Nur, bahwa dirinya sangat mengapresiasi karena ada hasil dari motivasi yang diberikan selama ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi penerima yang lain yang sudah meningkat ekonominya.

“Yang tak kalah penting diperhatikan juga adalah pasca graduasi yakni para mantan penerima PKH ini tetap konsisten dengan ekonominya yaitu melalui usaha dan kegiatan bermanfaat yang mempunyai nilai tambah agar tidak jatuh miskin lagi dan tentunya kita akan pantau terus,” jelasnya.

Selain itu kata Dia, ,bahwa jumlah penerima PKH di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk tahun ini berkisar diangka 7000 an, dan tahun 2022 sebanyak 7436. Dan mengalami penambahan penerima PKH dari tahun 2020- 2021 karena pandemi Covid- 19, yang pastinya tidak pernah mengalami penambahan secara signifikan.

“Adapun syarat penerima PKH terdiri dari beberapa komponen diantaranya, terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mempunyai Komponen pendidikan yaitu anak sekolah dari tingkat SD sampai SMA, ibu hamil dan balita, lansia dan cacat berat,” pungkasnya. ***

Tags

Terkini