KlikSAJA, Jakarta--Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan terdapat sembilan orang yang berhasil ditangkap pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
OTT itu terkait dugaan suap program Bandung Smart City.
Dalam keterangannya, Firli menyebut KPK akan terus berupaya membersihkan negeri ini dari praktik korupsi.
Dia juga memastikan KPK tidak akan pandang bulu menangkap kepala daerah yang terendus korupsi.
"Hari ini Wali Kota Bandung YM ditangkap menyusul Bupati Meranti. Saya pernah ngomong di rakor pencegahan korupsi beberapa bulan yang lalu. Hari ini kami buktikan, KPK masih ada," kata Firli dalam keterangan tertulis sebagaiamana dikutip KlikSAJA dari CNNIndonesia.com, Jumat (15/4).
Baca Juga: Terjearing OTT KPK, Ini Biografi Singkat Wali Kota Yana Mulyana
Dia menyebut Yana ditangkap setelah diduga menerima hadiah atau janji yang dilakukan penyelenggara negara dalam pengadaan barang dan jasa berupa CCTV serta jaringan internet dalam program Smart City Kota Bandung.
Yana bersama delapan orang lainnya yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.
Saat penangkapan, KPK mengamankan sejumlah uang dalam bentuk pecahan rupiah.
"Sembilan orang sudah ditangkap, termasuk Wali Kota," ujar Firli.****