Saat mengalami cedera, otak juga menunjukkan kapasitas luar biasa untuk pulih. Pada awalnya, otak akan mengarahkan ulang informasi melalui jalur yang tidak rusak.
Dalam waktu beberapa hari hingga bulan, otak mulai membangun koneksi baru untuk menggantikan fungsi area yang rusak. Inilah dasar dari terapi rehabilitasi pasca stroke atau cedera kepala.
Faktor-faktor seperti musik, olahraga teratur, pola makan sehat, dan tidur cukup juga telah terbukti meningkatkan neuroplastisitas.
Bahkan aktivitas sederhana seperti mempelajari bahasa asing, bermain alat musik, beribadah atau meditasi dapat menstimulasi pertumbuhan jalur saraf baru.
Neuroplastisitas adalah bukti nyata bahwa otak kita bukan sistem yang statis. Ia terus membentuk ulang dirinya, merespons pengalaman, dan membuka peluang tak terbatas untuk pertumbuhan.***