teknologi

Mengenal Apa Itu Metana, Gas Rumah Kaca Yang Banyak Di Sekitar Kita

Senin, 20 Januari 2025 | 08:30 WIB
Salah satu bentuk pemanfaatan gas metana yang gunakan kotoran hewan (Kompas)

Namun, membakar gas ini untuk energi berarti sebagian gas juga kemungkinan akan bocor ke udara.

Pertanian merupakan sumber metana lainnya, para ilmuwan memperkirakan bahwa peternakan sapi perah dan babi menghasilkan sekitar sepertiga emisi metana yang terkait dengan aktivitas manusia.

Hal ini disebabkan oleh bakteri yang hidup dalam usus hewan-hewan tersebut menghasilkan gas metana saat mereka memecah makanan.

Sapi, misalnya, melepaskan banyak metana melalui sendawanya, kotoran yang membusuk juga melepaskan metana.

Atmosfer kita hanya mengandung sekitar 0,00017 persen metana.

Namun, para ilmuwan memperkirakan metana menyumbang sekitar 30 persen pemanasan iklim sejak Revolusi Industri.

Hal ini menjadikan metana sebagai penyumbang terbesar kedua terhadap perubahan iklim, kedua setelah karbon dioksida.

Sudah banyak negara yang berusaha melawan pelepasan gas metana secara berlebihan, karena berdampak perubahan iklim secara ekstrem.

Hingga kini negara sebesar Amerika Serikat saja belum meratifikasi Protokol Kyoto yang membatasi penggunaan gas rumah kaca dan pengurangan emisi karbon.***

Halaman:

Tags

Terkini